GKJ TANGERANG

HOME | ALAMAT | KEBAKTIAN

MENJAGA KESELAMATAN = HIDUP RUKUN

Bacaan: Filipi2:12 -18

Dua minggu terakhir kita melihat dua nasehat Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Nasehat yang pertama adalah tidak bersungut-sungut. Sedangkan nasehat yang kedua adalah tidak berbantah-bantahan. Dari nasehat yang diberikan oleh Rasul Paulus ini, kita dapat melihat bahwa yang perlu dikembangkan dalam menjaga keselamatan adalah hidup rukun. Keberadaan diri kita tidak dapat dilepaskan dari keberadaan orang lain, dan dari keberadaan komunitas dimana kita hidup. Untuk menjaga kerukunan dalam sebuah komunitas, diperlukan adanya komunikasi yang baik.

Pentingnya komunikasi tentu sungguh kita sadari betul. Buktinya alat komunikasi makin berkembang dari jaman ke jaman. Kalau dulu orang berkirim kabar dengan menggunakan merpati pos, sekarang orang dapat berkirim kabar melalui hape. Tinggal SMS, telpon, chatting, semua bisa dilakukan dengan alat yang kecil ini. Dan rasanya hampir semua orang jaman sekarang memiliki hape, bahkan anak SD saja sudah bawa hape ke sekolah! Namun rasanya ada sesuatu yang menggelitik juga soal pemakaian hape ini. Biasanya ketika kita sedang kumpul-kumpul dengan teman atau kerabat, kita akan saling ngobrol satu dengan yang lainnya dan suasananya akan ramai sekali. Namun setelah ada hape, suasana yang terjadi ketika kumpul-kumpul dengan teman atau kerabat adalah hening. Masing-masing orang sibuk dengan hapenya. Ada yang SMS-an; ada yang buka facebook; ada yang chatting. Akhirnya yang jauh terasa dekat; yang dekat terasa jauh!

Memang bukan perkara mudah untuk membangun pola komunikasi yang efektif. Hal ini perlu dijaga dan dikembangkan terus-menerus. Komunikasi yang baik dapat membuat hubungan kita dengan orang lain menjadi rukun. Jika ada masalah, semuanya dapat dibicarakan baik-baik dan dicari jalan keluar yang terbaik pula. Komunikasi yang baik membangun sebuah kehidupan bersama yang rukun. Hidup rukun membuat kita tetap menjaga keselamatan kita. Sehingga akhirnya kita dapat menjadi bintang yang bersinar. Ungkapan Paulus, “…, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,…” Apa maksudnya bintang yang bersinar? Bersambung minggu depan…(M-M)


 

 

 

 
 

@2009-GKJ Tangerang